Pengertian Booting dan Prinsip Kerja Booting

Pengertian Booting : Prinsip Kerja Booting – Pusing gak sih kalo kamu punya computer atau laptop yang bermasalah ? apalagi kalo kamu gak ngerti – ngerti banget tentang kamputer atau laptop.

Pengertian Booting dan Prinsip Kerja Booting
Pengertian Booting dan Prinsip Kerja Booting

Nah ! sama banget dengan saya, karena saya dari dulu sampai sekarang gak terlalu paham mengenai segala macam yang terkait dengan peralatan ini (computer dan laptop), tapi..

ada kabar baik nih, sedikitnya saya paham mengenai booting computer atau laptop, jadi mari kita bahas walaupun mungkin masih ada kekuarangan atau kesalahan, mohon maklum yaa bapak – bapak dan ibu – ibu..

oke alasan kenapa saya mau berbagi mengenai pengertian dan prinsip kerja mengenai booting karena ilmu yang kita miliki sekecil apapun apabila tidak diamalkan atau dibagikan maka ilmu itu akan tidak akan berguna.

Pengertian Booting

Pengertian booting adalah sebuah mode siap sedia dari sebuah system operasi sebelum masuk ke dalam memori laptop atau computer, yang mana artinya booting dilakukan untuk membaca seluruh kinerja perangkat keras computer yang disebut dengan hardware, baru setelah perangkat siap maka operasi system computer bisa diaktifkan.

Pada umumnya, aktivitas bootin terjadi pada awal mula computer dihidupkan bukan saat computer sudah shut down.

Proses booting terbagi menajdi dua jenis, yaitu cold booting dan warm booting, dimana cold booting adalah proses booting yang dilakukan pada keadaan computer mati dengan cara menekan tombol power, sedangkan warm booting merupakan proses booting yang dilakukan pada waktu computer dalam keadaan hidup, biasanya dilakukan dengan cara menekan tombol reset pada computer yang dikombinasikan tombol Ctrl, Alt, dan Del pada keyboard secara bersamaan.

Perangkat keras yang dibaca oleh processor pada saat terjadi proses booting adalah kesiapan video card, ROM hardware, kapasitas memori dan Disk serta boot sector yang terdapat di dalam hardisk atau floppy disk.

Ada satu hal yang perlu kita perhatikan bahwa proses booting tidak akan pernah terjadi jika pada computer kita tidak terinstal yang namanya Basic Input Ouput System yang dikenal dengan istilah BIOS.

BIOS sendiri merupakan kode – kode atau sandi perangkat lunak yang ada pada setiap computer, dan BIOS inilah yang berfungsi sebagai pembaca instruksi permintaan perangkat untuk melakukan proses booting.

Adapun prinsip kerja booting yang harus kita pahami, yaitu terbagi menjadi lima tahapan, berikut adalah tahapannya :

  • Pertama, tekanlah tombol power pada computer, yang mana pada kondisi ini keadaan memori masihlah kosong, yang kemudian processor akan mencari alamat tertentu pada BIOS dan pada kondisi tersebutlah BIOS dinyalakan
  • Kedua, BIOS akan mulai mengambil alih sebagai sebuah system operasi sementara computer, lalu akan dilanjutkan untuk melakukan pengecekan terhadap galat (sumber variasi data) pada memori, maupun device yang terhubung kepada computer atau laptop. Pada proses inilah yang sering dikenal denga nama POST (Power-On Self Test). Jika pada tahapan ini terdapat device yang bermasalah, proses tidak akan berlanjut naun akan mmberi peringatan yang terkait dengan masalah device tersebut.
  • Ketiga, proses dilanjutkan dengan BIOS yang mencari grafis computer yang kemudian akan mengaktifkannya, pada proses inilah BIOS juga melakukan tester pada ROM.
  • Keempat, apabila seluruh proses pengecekan dari BIOS sudah dilakukan, maka kemudian adalah giliran BIOS yang akan mencari system operasi yang sudah terinstal lalu memuatnya pada memori serta segera mengeksekusinya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa ketika ada permasalahan pada system operasi anda, computer kemudian mengalihkannya pada visual BIOS.
  • Pada saat computer diambil alih oleh system operasi, pada saat itulah pengguna mulai dapat menjalankan berbagai program yang diinginkan.

Mungkin sekian pengertian dan prinsip kerja dari booting yang dapat saya berikan ke kamu, semoga dapat menjadi bahan untuk plajaran ataupun kebutuhan kamu yang lainnya, terimakasih sudah membaca dan seperti yang saya sampaikan pada awal artikel apabila ada salah kata atau kekurangan dalam penjelasan saya mohon maaf, terimakasih.

Baca Juga : Seberapa Pentingnya Bioteknologi Bagi Pertanian?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn