Cara Budidaya Ikan Kerapu

Cara Budidaya Ikan Kerapu – Ikan kerapu merupakan salah satu jenis ikan yang potensi bisnisnya sangat besar. Sayangnya untuk saat ini tidak banyak yang melakukan budidaya ikan kerapu.

Cara Budidaya Ikan Kerapu
Cara Budidaya Ikan Kerapu

Ikan kerapu merupakan salah satu ikan yang potensi ekspor luar negerinya hampir sama dengan tuna. Negara tujuan ekspor ikan kerapu biasanya berkisar antara Hongkong, Jepang, Korea Selatan ataupun Taiwan.

Banyak balai perikanan yang menghasilkan benih ikan kerapu juga bisa menjadi salah satu sarana kemudahan budidaya kerapu karena pembudidaya tak harus menangkap kerapu dari laut yang nanti akan digunakan sebagai bibit.

Ikan kerapu memiliki banyak jenis, namun yang biasanya dibudidayakan adalah ikan kerapu jenis cantang dan kerapu cantik. Kedua jenis ini banyak dipilih karena masa budidaya yang pendek sehingga tentu akan menguntungkan pembudidaya.

Bagi yang memang berniat untuk melakukan budidaya ikan kerapu dan telah memilih jenis ikan kerapu yang akan dibudidaya, maka yang selanjutnya harus dilakukan adalah mempersiapkan peralatan serta lokasi budidaya ikan.

Ikan kerapu bisa dibudidayakan di keramba jaring apung yaitu keramba yang biasanya dipasang di laut dan berasal dari rangka yang memiliki pijakan untuk proses pemeriksaan ikan.

Pelampung digunakan pada jaring apung agar tetap mengapung dan tertambat pada rangka jangkar sehingga keramba tidak mudah berpindah posisi. Ketika melakukan budidaya ikan kerapu, harus dipastikan bahwa suhu air berkisar antara 24-30ºC.

Selain itu pemilihan lokasi juga berpengaruh seperti lokasi yang tepat bagi budidaya ikan kerapu adalah perairan dengan kedalaman yang tak memengaruhi kondisi air di keramba terutama pada saat pasang surut air dan dengan ombak dan arus yang tak terlalu deras.

Peralatan lain yang harus dipersiapkan saat melakukan budidaya ikan kerapu adalah kerangka, jaring, pelampung, drum serta peralatan panen.

Pemilihan benih juga harus diperhatikan saat proses budidaya ikan kerapu. Benih kerapu yang berkualitas memiliki berat sekitar 2-3 ons serta tak memiliki cacat pada tubuhnya. Pada saat melakukan penebaran, Benih kerapu sebaiknya ditebar saat pada saat suhu sesuai. Budidaya ikan kerapu juga bisa dimulai dengan pemilihan induk melalui penangkapan induk kerapu di laut.

Setelah induk kerapu didapat, maka dimulai proses pemijahan yang dilakukan di keramba jaring apung di laut dengan diberikan pakan berupa ikan rucah segar. Pastikan sebelum melakukan proses pemijahan, induk yang dipilih adalah betina dan jantan, sehingga perlu juga kemampuan untuk mengetahui perbedaan ikan kerapu jantan dan betina.

Setelah pemijahan selesai dilakukan, maka telur yang didapatkan dari proses pemijahan dipisahkan ke tempat khusus untuk penetasan telur.

Sebelum telur diletakkan, maka terlebih dahulu tempat penetasan diberikan klorin untuk sterilisasi setelah itu baru dinetralkan menggunakan larutan natrium thiosulfat dan jangan lupa untuk memasukkan air laut pada tempat penetasan. Setelah itu barulah proses penetasan bisa dimulai.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn