Cara Budidaya Jahe Merah Dalam Karung

Cara Budidaya Jahe Merah Dalam Karung – Apakah anda masih memiliki lahan kosong di rumah? Jika ada, anda bisa memanfaatkannya dengan menanam jahe dalam karung.

Cara Budidaya Jahe Merah Dalam Karung
Cara Budidaya Jahe Merah Dalam Karung

Hal ini juga akan mempermudah anda agar tidak perlu lagi repot-repot untuk mencari tanaman obat, dan dengan bahan yang mudah anda dapatkan dirumah.

Selain itu melakukan budidaya jahe merah dalam karung juga akan membuat  anda terbebas dari penyakit bakteri yang juga akan menyebabkan daun layu. Sistem budidaya ini juga sangat ramah lingkungan serta dapat dilakukan di lahan sempit.

Anda bisa mencobanya di rumah dengan cara tidak sulit. Cukup diletakkan di cela pada tanaman utama seperti tanaman buah, kopi, coklat, sengon dan lain-lain.

Untuk perawatannya hanya menggunakan cara sederhana seperti melakukan pemupukan dengan berkala menggunnakan bokasi dan SOT HCS yang akan disemprotkan atau disiram pada bibit yang sudah anda tanam.

Dan untuk penyemprotannya anda bisa melakukannya 2 minggu sekali, sementara pemberian bokasih diberikan seiring pertumbuhan tunas bibit jahe hingga wadang terisi sekitar 80%.

cara budidaya jahe merah dalam karung, anda bisa memulainya dengan cara sebagai berikut :

  1. Siapkan bakal bibit yang sudah disemaikan, lalu potong atau patahkan rimpang jahe tersebut menjadi 2 hingga 3 ruas, di mana pada setiap ruas diberi minimal 2 mata tuas.
  2. Sediakan campuran tanah dengan bokashi melalui perbandingan 3:1. Kemudian, masukan campuran tanah dan bokashi yang sudah jadi ke dalam karung dengan ketinggian 15 cm.
  3. Bila anda memakai wadah yang menyesuaikan tinggi karung dengan cara melipat bagian atas karung supaya memberikan ketinggian yang sesuai.
  4. Masukan tunas bibit jahe merah ke dalam karung yang sudah disediakan campuran tanah serta bokashi. Pada setiap karung, anda hanya perlu mengisinya sekitar 2 hingga 3 titik tama agar hasil yang didapat bisa maksimal.

Sementara untuk perawatannya anda hanya cukup menyiramnya minimal satu kali dalam sehari, namun jika cuaca panas ada baiknya disiram dua kali dalam sehari.

Baca Juga :

Jika masa pertumbuhan jahe sudah mencapai 2 hingga 4 minggu, anda perlu melakukan pengecoran dengan memakai fermentasi SOT HCS.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn