Cara Budidaya Tanaman Tebu

Cara Budidaya Tanaman Tebu – Tentunya hampir seluruh masyarakat mengenali tanaman tebu, tetapi mereka belum mengetahui secara pasti bagaimana membudiyakan tanaman tebu dengan baik.

Untuk membudidayakan tanaman tebu dibutuhkan waktu yang relatif lama karena masa panennya kurang lebih 1 tahun.  Cara budidaya tanaman tebu yang baik adalah sebagai berikut :

  1. Persiapan Tanah untuk Lahan Penanaman Tebu

Sebaiknya  tanah tersebut luas dan sebelum penanaman diberikan pupuk organic 1 sampai 2 kwintal. Setelah itu, ratakan pupuk organic tersebut dan diamkan selama 1 sampai 2 minggu agar tanah gembur.

  1. Pembibitan

Agar hasil yang diperoleh melimpah, dibutuhkan bibit dengan kwalitas baik dengan jenis unggul.

  1. Penanaman

Sebelum bibit ditanam, hal yang pertama dilakukan adalah meratakan tanah dan menggemburkannya, lalu buat guludan rendah dengan jarak disesuaikan dengan luas lahan ang ada.

Tanam bibit tebu dengan kedalaman 5-10 cm dengan posisi miring. waktu menanam tebu adalah ketika cuaca cerah dan ditanam di daerah kering biasanya diantara bulan Oktober sampai Desember. Sedangkan apabila ditanam di daerah dengan kadar air tanah yang tinggi yakni pada awal musim kemarau.

Setelah mengetahui cara menanam tebu yang benar, maka proses berikutnya yaitu melakukan penyiraman. Penyiraman dilakukan ketika Anda sudah melihat kondisi tanah pada lahan penanaman tebu. Selain itu yang perlu dilakukan yaitu melihat dan memperhitungkan faktor cuaca di daerah tersebut.

Kemudian pemupukan dilakuan 3 hari setelah penanaman, pemupukan adalah proses yang paling lambatnya.

Menanam tebu sebaiknya ditanam di daerah yang memiliki iklim panas, yakni dengan suhu 25 sampai 28 celcius dengan curah hujan 100 mm per tahun.

Pemanenan tebu sebaiknya segera dilakukan saat masa panen agar tebu tidak busuk. Pemanenan dilakukan dengan mencangkul tanah sekitar tebu dengan kedalamannya 20 cm. Batang tebu yang dipanen disisakan 3 ruas agar tebu dapat tumbuh kembali atau dicabut hingga akarnya apabila tidak ingin tumbuh kembali. Sebaiknya, bagian atas tebu dibuang, sedangkan batang tebu diikat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn