Faktor Kepadatan Penduduk

Faktor Kepadatan Penduduk – Pengertian Kepadatan Penduduk adalah perbandingan terhadap jumlah penduduk yang dibagi terhadap luas wilayah pada suatu tempat.

Faktor Kepadatan Penduduk
Faktor Kepadatan Penduduk

Lalu apakah yang menjadi penyebab terjadinya Kepadatan Penduduk ? Di bawah ini kami berikan beberapa Faktor Kepadatan Penduduk adalah sebagai berikut :

1. Faktor Kelahiran

Faktor ini merupakan salah satu faktor utama yang memiliki pengaruh secara langsung terhadap jumlah penduduk pada suatu wilayah. Dalam hal ini anak – anak tergolong ke dalam kelompok usia non – produktif yang belum mampu untuk bekerja sendiri guna memenuhi keperluan mereka. Maka dari itu para orangtualah yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemenuhan kebutuhan anak – anaknya.

Contoh pencegahan seperti yang dilakukan di Tiongkok dimana pemerintah setempat menerapkan kebijakan masing – masing keluarga wajib memiliki satu anak saja. Pemerintah Indonesia mulai memperkenalkan dan mensosialisasikan program keluarga berencana untuk dapat mengendalikan angka kelahiran terlalu tinggi di wilayah Indonesia.

2. Faktor Ekonomi

Faktor yang satu ini juga menjadi salah satu pemicu terjadinya pembengkakan jumlah penduduk pada suatu wilayah. Suatu wilayah yang memiliki kondisi ekonomi lebih bagus bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi seseorang untuk tinggal di sana.

Misalnya UMR pada kabupaten A memiliki nilai jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan UMR di kabupaten B. Maka yang terjadi selanjutnya adalah orang – orang berusia produktif  akan berbondong – bondong pindah ke kabupaten A supaya mendapatkan upah kerja yang lebih layak.

Dibutuhkan peran khusus bagi pemerintah dan instansi – instansi terkait guna mengelola potensi yang ada di dalam suatu wilayah. Misalnya saja sekolah – sekolah mulai dapat menanamkan karakter wirausaha sejak dini kepada para siswa / wi melalui pendidikan kewirausahaan. Sehingga diharapkan masyarakat pada suatu daerah mampu mengelola potensi wilayahnya masing – masing dan tidak merasa perlu lagi untuk menemukan / mencari pekerjaan di daerah lainnya.

3. Faktor iklim dan kondisi alam

Faktor ketiga adalah iklim dan kondisi pada suatu daerah tertentu memiliki pengaruh besar terhadap potensi daerah bersangkutan guna melakukan kegiatan – kegiatan ekonomi. Di Indonesia sendiri mempunyai iklim tropis disertai kondisi alam yang mendukung kondisi tanah menjadi subur apalagi ditambah dengan keadaan lautnya yang tenang dan banyak ikan. Nah kondisi iklim dan alam seperti inilah yang menjadikan wilayah Indonesia pas dimanfaatkan untuk mengelola pertanian dan perikanan sehingga mampu menarik warga negara lainnya untuk menetap di Indonesia.

Dalam catatan sejarah, sejak zaman dahulu hingga sekarang banyak bangsa asing berusaha untuk menetap di Indonesia guna beragam keperluan, salah satunya adalah untuk memperoleh kesejahteraan hidup karena kemungkinan besar di negaranya masing – masing kurang mendukung kondisi alam dan iklim yang buruk terhadap kegiatan ekonomi mereka pada waktu – waktu tertentu. Sehingga dibutuhkan pengawasan yang ketat terhadap pemerintah agar jumlah imigran terutama imigran liar dari negara – negara lainnya jangan sampai menyebabkan munculnya ledakan jumlah penduduk.

4. Faktor sosial

Kondisi lingkungan sosial yang bersifat ‘kondusif’ dan cenderung aman – aman saja bisa menjadi salah satu daya tarik bagi seseorang untuk mengunjungi dan menetap di wilayah bersangkutan. Hal – hal yang perlu mendapatkan perhatian adalah bagaimana usaha dan upaya pemerintah setempat guna menjaga kondisi kondusif tersebut agar tetap berlangsung aman meskipun pendatang baru jumlahnya semakin bertambah banyak.

Maka dari itu dibutuhkan peraturan – peraturan khusus dari pemerintah setempat seperti yang berhubungan dengan pendataan atau ijin untuk mendirikan bangunan – bangunan.

5. Faktor bencana alam

Sering terjadinya musibah seperti adanya bencana alam maha dahsyat pada suatu wilayah dapat menyebabkan jumlah perpindahan penduduk menjadi semakin besar untuk mengungsi ke tempat – tempat yang dianggap lebih aman hingga keadaan alam di daerah lama kembali normal.

faktor Kepadatan Penduduk

Hal tersebut di atas dapat memicu munculnya ledakan penduduk meskipun untuk jangka pendek. Tetap dibutuhkan kebijaksanaan tertentu untuk menyikapi kondisi bersangkutan, dimana pemerintah setempat bisa menyiapkan anggaran khusus untuk membantu penduduk sebagai korban bencana alam lalu menyiapkan sebuah lokasi ‘evakuasi’ yang dilengkapi dengan fasilitas nyaman dan layak guna menjamin adanya kesejahteraan para pengungsi sekaligus berjaga – jaga apabila terjadi lagi bencana alam sewaktu – waktu.

Selain 5 faktor yang sudah kami jelaskan tersebut di atas sebagai penyebab kepadatan penduduk menjadi bertambah besar pada suatu wilayah, juga ada faktor – faktor lainnya yang menyertai antara lain faktor keamanan, faktor kayakinan / agama, faktor adat dan budaya, faktor kebijakan instansi dan faktor moment tertentu perlu mendapatkan perhatian khusus.

Itulah sepuluh faktor penyebab munculnya kepadatan penduduk dimana tidak selamanya jumlah penduduk yang berlebihan akan selalu berdampak negatif. Karena dengan disertai pengolahan kualitas SDM yang profesional dan handal didukung oleh kebijakan – kebijakan pemerintah yang tepat guna, maka jumlah penduduk yang berlebihan justru mampu memberikan keuntungan, contohnya adalah dapat membantu menambah pemasukan devisa, bisa untuk memperkuat kekuatan suatu negara serta dapat menciptakan sekelompok masyarakat modern yang terbimbing.

Demikian kami menjelaskan tentang faktor Kepadatan Penduduk, semoga bermanfaat bagi para pembaca yang baik hati.

Baca Juga ; Cara Penggunaan Cek

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn