Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Labu Siam

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Labu Siam – Tanaman labu siam tentu sudah tidak asing lagi untuk didengar dalam bidang pertanian, karena labu siam ini termasuk dalam salah satu komoditas yang dapat dibilang sangat mudah ditemukan.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Labu Siam
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Labu Siam

Dalam sejarahnya, tanaman labu siam dalam nama latinnya Sechium edule (Jacq.) Sw merupakan tanaman yang hidup di daerah tropis maupun sub tropis, yang pada awalnya tanaman ini terkenal di wilayah selatan Meksiko dan Amerika Tengah. “Chayote” (labu siam) nama tersebut berasal dari bahasa Aztec “chayotli” menurut Rubatzky dan Mas pada tahun 1999. Labu siam ini banyak ditanam di Indonesia dan seringnya diberi dalam beberapa sebutan seperti waluh jipang (Jawa Tengah), gambas (Jawa Barat), manisah (Jawa Timur), dan masih banyak lagi. Berikut merupakan klasifikasi tanaman labu siam :

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Viridiplantae
  • Superdivisi : Empbrophyta
  • Divisi : Tracheophyta
  • Bagian : Spermathophytaina
  • Sub divisi : Angiospermae
  • Kelas : Dicotyledonae
  • Bangsa : Cucurbitales
  • Suku : Cucurbitaceae
  • Marga : Sechium
  • Species : Sechium edule Sw

Tanaman labu siam terdiri dari habitus, batang, daun, bunga, biji, dan akar. Setiap masing-masingnya memiliki morfologi yang berbeda-beda.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Nangka

Mulai dari habitus yang merambat dan juga semusim, namun apabila tanaman ini sudah berbunga dan berbuah, maka tanaman ini akan mati. Bunga pada tanaman ini memiliki tipe bunga jantan dan juga hermaprodit atau berumah satu (monoecious). Jika dihitung, tanaman ini dapat merambat hingga kurang lebih mencapai 3 hingga 5 meter.

Batang pada tanaman ini dapat dibilang lunak, beralur dan memiliki banyak cabang, serta memiliki alat yang dapat membelit dan berbentuk spiral.

Permukaannya pada umumnya memiliki tekstur yang sedikit kasar, memiliki warna hijau, dan memiliki permukaan yang berbulu. Tak hanya itu, batang pada tanaman ini berbentuk bulat dan juga melilit.

Tanaman labu siam ini memiliki ciri daun yang tunggal dan berbentuk seperti janting, dengan tepi yang bertoreh, ujung yang meruncing, pangkal yang runcing, permukaannya yang kasar, panjangnya jika diukur kurang lebih 4-25 cm dengan lebar kurang lebih 3-20 cm.

Bunga pada tanaman ini merupakan bunga yang majemuk yang keluar dari ketiak daun, dengan kelopak bertajuk lima, mahkota bunga yang beralur, memiliki 5 benang sari dengan warna kepala sarinya jingga, satu putik yang berwarna kuning.

Tanaman ini memiliki biji yang berwarna hitam apabila sudah mengering, namun bila masih segar berwarna putih atau putih kecoklatan.

Sedangkan untuk akarnya berwarna putih kecoklatan, berupa serabut yang memiliki cabang yang banyak, berbentuk buat namun agak persegi. Akar pada tanaman ini menyebar namun dangkal.

Baca Juga : Cara Budidaya Padi Sistem SRI

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn