Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Rosella

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman RosellaSetelah bertahun – tahun dikenal sebagai salah satu tanaman hias dan pagar yang kadang – kadang kurang mendapatkan perhatian di halaman rumah – rumah di pedesaan, saat ini tanaman ini mulai dikenal dengan banyaknya khasiat yang bermanfaat bagi manusia di dalamnya.

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Rosella
Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Rosella

Klasifikasi Tanaman Rosella / Hibiscus Sabdariffa L

  • Kingdom : Plantae / tumbuhan
  • Subkingdom : Tracheobionta / berpembuluh
  • Superdivisio : Spermatophyta / menghasilkan biji
  • Divisio : Magnoliphyta / berbunga
  • Kelas : Magnoliopsida / berkeping dua / dikotil
  • Sub kelas : Dilleniidae
  • Ordo : Malvales
  • Familia : Malvaceae / suku kapas – kapasan
  • Genus : Hibiscus
  • Spesies : Hibiscus Sabdariffa L

Baca Juga : Cara Budidaya Padi Sistem SRI

Morfologi Tanaman Rosella

1/Morfologi Batang

Tanaman rosella memiliki batang bulat, tegak, berkayu dan berwarna merah tumbuh dari biji dengan ketinggian bisa mencapai 3 s/d 5 meter.

2/Morfologi Akar

Tanaman rosella memiliki akar yang bersifat tunggal.

3/Morfologi Daun

Tanaman rosella memiliki daun tunggal berbentuk bulat telur, bertulang menjari, ujung – ujung tumpul dengan tepi bergerigi dan pangkal berlekuk dengan panjang daun kisaran 6 s/d 15 cm dan lebar antara 5 s/d 8 cm memiliki tangkai daun bulat berwarna hijau dengan panjang rata – rata 4 s/d 7 cm.

4/Morfologi Bunga

Tanaman rosella memiliki bunga – bunga berwarna cerah, sedangkan kelopak bunga atau kaliksnya berwarna mereha gelap dan berukuran lebih tebal apabila dibandingkan dengan jenis bunga sekelompok lainnya. Bunganya keluar dari ketiak daun dan merupakan bunga tunggal yang memiliki arti bahwa pada masing – masing tangkai hanya terdapat sekelopak bunga yang mana bunga – bunga ini memiliki sekitar 8 s/d 11 helai kelopak yang berbulu, dengan masing – masing panjang rata – rata 1 cm yang pangkalnya saling berlekatan dan berwarna merah. Kelopak bunga bersangkutan sering dianggap sebagai bunga oleh masyarakat dan bagian inilah yang bermanfaat sebagai bahan makanan dan minuman.

5/Morfologi Biji

Tanaman rosella memiliki biji berbentuk menyerupai ginjal hingga triangular dengan sudut runcing, berbulu, dan panjang rata – rata 5 mm disertai lebar 4 mm

Mengenal Secara Garis Besar Perkembangbiakan Tanaman Rosella

Tanaman ini mampu berkembang biak secara generatif yaitu melalui biji yang dapat tumbuh dengan sempurna pada daerah – daerah yang beriklim tropis dan sub tropis. Tanaman ini mampu tumbuh di semua jenis tanah namun paling cocok pada tanah yang subur dan gembur. Mampu juga tumbuh pada daerah pantai hingga daerah dengan ketinggian antara 900 m di atas permukaan laut, yang mulai berbunga pada umur 2 s/d 3 bulan dan sudah bisa dipanen setelah berumur 5 s/d 6 bulan. Setelah bunga – bunga yang mekar dipetik kemudian dikeluarkan bijinya lalu bunga itu dijemur di bawah sinar matahari dimana satu batang / ranting pohon rosella mampu menghasilkan sekitar 2 s/d 3 kg bunga rosella basah yang mana dalam 100 kg bunga rosella basah bisa menghasilkan 5 s/d 6 kg rosella kering.

Mengenal Kandungan Pada Bunga Rosella

Ada beragam kandungan yang terdapat dalam tanaman rosella yang membuatnya popular sebagai tanaman obat tradisional antara lain sebagai berikut :

Kandungan vitamin A bagus untuk menjaga kesehatan mata dan kandungan vitamin C bermanfaat untuk antioksidan.

Menurut penelitian menjelaskan lebih lanjut bahwa kandungan antioksidan pada bunga rosella adalah sebanyak 1,7 mmol / prolox atau 3 kali lebih banyak daripada buah anggur hitam, 9 kali lebih banyak daripada buah jeruk sitrus dan 10 kali lebih besar daripada buah belimbing serta 2,5 kali lebih sempurna daripada jambu biji.

Juga di dalam mahkota bunga rosella banyak mengandung vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang, vitamin B1 dan B2, omega 3 yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak anak, zat kalsium untuk tulang dan kandungan protein, karbohidrat serta mineral dan kalori yang berguna untuk memulihkan stamina tubuh.

Manfaat Dan Khasiat Bunga Rosella

Kelopak bunga rosella banyak mengandung zat antioksidan yang bermanfaat sebagai berikut, antara lain :

  • Mampu menghambat terjadinya akumulasi radikal bebas penyebab penyakit kronis seperti kerusakan ginjal, diabetes, jantung koroner, dan kanker darah.
  • Dapat mencegah penuaan dini.

Zat – zat aktif pada kelopak bunga rosella meliputi gossypetin, antosianin, dan glucoside hibiscin yang bermanfaat untuk :

Menyembuhkan penyakit diuretik / peluruh air seni, menurunkan kekentalan darah, menurunkan tekanan darah, dan menstimulasi gerakan usus / antiseptic usus dan antiradang.

Manfaat dan khasiat yang lainnya adalah sebagai berikut :

Bermanfaat sebagai antisariawan dan pereda rasa nyeri, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi sakit tenggorokan dan panas dalam, meluruhkan dahak, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, membantu menurunkan asam urat, dipercaya mapuh untuk mengatasi sembelit, mengurangi resiko osteoporosis, memperlambat menopause, dan dipercaya dapat mengurangi danpak buruk nikotin bagi para perokok berat.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman rosella, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Labu Siam

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn