Pengertian Dan Manfaat Bumn

Pengertian Semikonduktor – Jika kita membahas mengenai penghantar listrik, tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah isolator (penghantar listrik yang buruk) dan konduktor (penghantar listrik yang baik).

Pengertian Dan Manfaat Bumn
Pengertian Dan Manfaat Bumn

Isolator dan juga konduktor sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Isolator dapat berupa kaca, kayu, kertas, teflon, plastik, dll.

Sementara itu, konduktor dapat berupa emas, tembaga, besi, alumunium, perak, dll. Beralih dari konduktor serta isolator, terdapat semikonduktor yang merupakan bahan setengah penghantar listrik.

Semikonduktor diartikan sebagai sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada diantara isolator dan konduktor.

Lebih lanjut, Untoro (2009) menjelaskan bahwa semikonduktor adalah benda yang tidak bisa menghantarkan arus listrik pada suhu yang rendah, semikonduktor hanya bisa menghantarkan listrik pada suhu lebih tinggi.

Semikonduktor memiliki peranan yang sangat penting dalam bidang elektronik karena konduktansinya dapat diubah-ubah dengan cara memasukkan pendonor elektron.

Semikonduktor dapat berfungsi dengan baik jika kita mengetahui spesifikasi dan karakter dari benda semikonduktor tersebut. Spesifikasi dan karakter semikonduktor harus memenuhi syarat operasi agar dapat berfungsi secara maksimal atau tidak rusak.

Semikonduktor dapat bersifat sebagai insulator (isolator) jika tidak diberikan arus listrik dengan cara dan besaran arus tertentu.

Namun, pada temperatur, arus, tata cara, persyaratan kerja tertentu pada semikonduktor dapat juga berfungsi sebagai konduktor, misalnya : penguat arus, penguat tegangan, dan penguat daya.

Bahan semikonduktor yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah silikon, germanium, dan juga gallium arsenide.

Pada umumnya, semikonduktor dibagi menjadi dua macam, yaitu : semikonduktor intrinsik dan semikonduktor ekstrinsik.

  • Semikonduktor intrinsik adalah bahan semikonduktor murni karena bahannya tidak mengandung campuran, sehingga jumlah elektron bebas dan lubangnya adalah sama dan memungkinkan terjadinya perpindahan muatan. Terjadinya perpindahan muatan dikarenakan oleh dua sebab, yaitu : perpindahan elektron bebas dan perpindahan lubang, dima kedua hal tersebut dapat terjadi secara bersamaan. Contoh semikonduktor intrinsik adalah germanium (Ge) dan silikon (Si).
  • Semikonduktor ekstrinsik adalah bahan semikonduktor murni yang sudah mengalami penyisipan atom dari atom lain. Penyisipan atom tersebut dilakukan untuk mendapatkan elektron valensi bebas dalam jumlah lebih banyak serta permanen yang diharapkan dapat menghantarkan listrik. Akibat dari penyisipan atom dari atom lain ini adalah hambatan jenis semikonduktor mengalami penurunan. Semikonduktor ekstrinsik terdiri dari dua macam, yaitu : semikonduktor tipe P (pembawa muatan lubang) dan semikonduktor tipe N (pembawa muatan elektron). Contohnya adalah phosporus (P) dan arsenic (As).
Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn