Pengertian Fatamorgana

Pengertian Fatamorgana – Fatamorgana merupakan sebuah peristiwa yang semu atau tidak nyata, yaitu suatu bayangan yang terlihat seperti nyata dan ada namun sesungguhnya tidak ada.

Pengertian Fatamorgana
Pengertian Fatamorgana

Misalnya seperti, jika kalian berjalan di Aspal dan melangkah di tengah panasnya terik matahari serta tidak ada tanda adanya kendaraan, melihat ke arah yang sangat jauh maka kalian akan menemukan dari kejauhan seakan adanya kubangan air. Padahal sebenarnya jika kalian dekati, kumbangan air tersebut tidak ada, seperti sudah sirna.

Pengertian Fatamorgana

Pengertian lain dari fatamorgana adalah suatu yang dapat disaksikan di mana optik biasanya terjadi pada tanah lapang yang lebar atau seperti padang pasir atau padang es. Fatamorgana merupakan pembiasan sinar menempuh kepadatan yang tidak sama.

Sehingga dapat membuat sesuatu yang tidak nyata menjadi seperti nyata. Biasanya fatamorgana terjadi di Gurun Pasir, fatamorgana serupa dengan danau atau kota atau air. Hal ini sebenarnya adalah pantulan terhadap langit yang dipantulkan udara panas. Udara panas tersebut berguna sebagai cermin.

Kata fatamorgana sendiri berasal dari nama seorang penyihir yang bernama Morgana Le Fay atau Faye Le Morgana pada zaman Raja Arthur. Sebuah legenda mengatakan bahwa Morgana Le Fay bersaudara dengan King Arthur.

Fatamorgana dialami jika kepadatan udara di suatu lokasi yang tidak sama, sehingga menghasilkan pembiasan cahaya yang dipantulkan secara langsung ketika yang melihatnya melewati lapisan udara dengan suhu yang tidak sama dalam peristiwa pembalikan panas yang tidak lemah.

Dalam penggambaran di sebuah film, kita dapat melihat pesawat mendarat. Saat itu kita bisa melihat fatamorgana inferior. Bayangan tidak nyata yang berbentuk dari bawah pesawat yang tidak hanya seperti bayangan langit. Namun juga bayangan pesawat yang terbalik. Hal tersebut dikarenakan peristiwa biasa dilihat dari titik yang tidak jauh dengan permukaan landasan.

Titik pengambilan foto atau gambar juga menjadi salah satu penyebab fatamorgana tersebut, sebab penampakkan fatamorgana berpengaruh dengan ketinggian titik penglihatan. Semakin tinggi titik penglihatan, maka fatamorgana semakin terllihat sangat jelas. Namun jika sebaliknya, maka semakin rendah titik penglihatan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn