Proses Penciptaan Siti Hawa Dari Tulang Rusuk Nabi

Kisah terciptanya Siti Hawa yang diawali dengan, ketika Allah SWT telah menciptakan Nabi Adam As dan menetapkannya di surga. Namun, ada yang kurang ketika Nabi Adam As berkeliling surga sendirian, surga yang begitu indah kurang dinikmatinya.

Proses Penciptaan Siti Hawa Dari Tulang Rusuk Nabi
Proses Penciptaan Siti Hawa Dari Tulang Rusuk Nabi

Akhirnya Allah SWT menciptakan Siti Hawa dengan cara dibuat tidurlah Nabi Adam As. Setelah itu diambilah tulang rusuk Nabi Adam As sebelah kiri dan akhirnya terciptalah Siti Hawa.

Ketika Nabi Adam diambil tulang rusuknya, tidak pernah ada rasa kesakitan yang dirasakan oleh Nabi Adam. Setelah terciptanya Siti Hawa dan dihiasinya dengan keindahan-keindahan surga mulai dari baju, perhiasan, mahkota.

Duduklah Siti Hawa dekat dengan Nabi Adam As. Kemudian Nabi Adam As terbangun dari tidurnya, lalu ditanya oleh malaikat yang mencoba mengetes kecerdasan Nabi Adam As.

Kata malaikat, siapakah dia wahai Adam?

Nabi Adam As mengatakan, perempuan wahai malaikat.

Malaikat bertanya kembali, siapakah namanya?

Nabi Adam As menjawab, Hawa.

Malaikat bertanya, kenapa dinamakan Siti Hawa?

Nabi Adam As mengatakan, terciptanya Hawa dari sesuatu yang hidup ialah tulang rusuk sebelah kiri.

Malaikat berkata, kenapa Allah SWT menciptakan Siti Hawa?

Nabi Adam As mengatakan, karena Allah SWT menciptakan Hawa sebagai pasanganku dan aku diciptakan oleh Allah SWT sebagai pasangannya.

Pendapat umum para ulama mengatakan bahwa proses terciptanya Siti Hawa di dalam surga bukan di luar surga. Pada hakikatnya Allah SWT menciptakan kaum Hawa dengan berbagai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh kaum Adam. Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki agar wanita tidak melebihi khodratnya laki-laki. Allah SWT tidak juga menciptakan wanita dari kaki laki-laki supaya wanita tidak dihinakan dan diinjak-injak oleh laki-laki. Akan tetapi Allah SWT menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki yang dekat dengan lengannya agar wanita dapat dilindungi dan dekat dengan hatinya agar mereka selalu dicintainya.

Rasuluallah pernah mengatakan bahwa, sesungguhnya kaum Hawa diciptakan dari tulang rusuk seorang laki-laki, seorang wanita tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan saja, dan apabila kau Adam menginginkan bernikmat-nikmat dengannya bisa dengan membayar mahar pernikahan. Namun, bahwasanya wanita ada kebengkokan jadi apabila kau Adam memaksakan untuk meluruskan kebengkokannya, maka akan memecahkannya dan pecahnya adalah sebuah talaknya.

Makna yang terkandung dari ungkapan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, bahwasannya wanita memiliki peranan penting sebagai pasangan laki-laki, tidak hanya menjadi pendamping hidupnya saja.

Akan tetapi wanita berperanan penting sebagai penguat dan penyeimbang serta penyokong bagi laki-laki, karena pada dasarnya dibalik laki-laki hebat terdapat wanita hebat yang selalu setia mendukung dibelakangnya.

Allah SWT telah memberikan kekuataan pada kaum hawa, sebab ditangan merekalah akan terlahir penerus keturunan. Wanita memiliki tugas besar untuk merawat, mengasuh anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Karena anak yang baik akan tumbuh dari kehebatan seorang ibu yang membesarkannya.

Agama islam juga menempatkan wanita sebagai mahluk mulia yang harus dijaga, dan menjaganya dari segala sesuatu yang dapat menjatuhkan kehormatan dan merendahkan matrabatnya.

Allah SWT berfirman dalam surat ar-rum ayat 21 yang artinya: “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Allah ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Allah menjadikan diantaranya kamu rasa kasih dan sayang.” (QS. Ar-Rum:21)

Sejatinya wanita harus diperlakukan sebaik mungkin oleh para laki-laki dengan memberikan perhatian, kasih sayang yang tulus dari hati nurani. Dan mendidiknya dengan cara yang baik serta menjaga hati mereka supaya tidak tersakiti, sebab sebaik-baiknya perhiasan di dunia ialah wanita sholeha.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!