Pengertian dan Teknik Tabulampot

Pengertian dan Teknik Tabulampot – Apa anda pernah mendengar tabulampot? Tabulampot merupakan tanaman buah yang ditanam dengan menggunakan media dalam pot dan dikenal dengan istilah tabulampot.

Pengertian dan Teknik Tabulampot
Pengertian dan Teknik Tabulampot

Teknik ini dapat dikatakan cukup praktis untuk menjadi solusi kendala dan persoalan bagi anda yang ingn menanam tanaman buah-buahan secara efisien serta efektif.

Tidak hanya itu, untuk cara merawat menanam tabulampot juga perlu anda lakukan secara benar supaya tanaman cepat berbuah.

Dan pembudidayaan tanaman dari benih hingga siap untuk panen juga dapat dikatakan cukup tidak sulit bila anda mengikuti langkah yang tepat dan benar.

Untuk teknik tabulampot, saya akan menjelaskan disini agar anda bisa mengikutinya:

  • Memilih pot dan media tanam.

Media tanah dan pot juga berpengaruh ke perkembangan tanaman. Pot sebagai wadah tanam yang bisa berupa pot plastik, kayu, drum dan lain-lain asal pot tersebut tidak mudah pecah dan ringan.

Pot yang perlu anda pakai berdiameter 50 cm dan bagian pada dasar pot dilubangin sebagai mempelancar pengasingan air serta air tidak tergenang.

Ada baiknya pot diberi batoka atau kayu untuk menangkal terjadinya penyakit busuk akar, sekaligus mengawal sirkulasi udara dan kelembapan pot.

  • Penanaman tabulampot relatif mudah.

Bibit yang akan ditanam disamakan dengan bibir pot. Anda bisa melakukkanya dengan cara memasukkan bibit ke dalam pot yang sudah diisi media tanam sebanyak seperempat volume pot.

Jarak pada tinggi tumbuhan pada permukaan bibir pot adalah 5 hingga 10 cm. Bila jarak batang sudah diatur dengan bibir pot, anda bisa mengeluarkan bibit dari polybag. Kemudian lakukan penanaman tabulampot.

  • Perawatan tabulampot bertujuan agar mengawasi kesehatan tumbuhan dan keindahan pada bentuknya.

Perawatan harus anda lakukan dari bibit ditanam sebab kegiatan tersebut juga akan berpengaruh terhadap pembuahan dan pembungaan.

Perawatan yang perlu anda lakukan adalah dengan melakukan penyiraman, pemupukan serta pemangkasan terhadap daun.

  • Lakukan penjaraan buah yang bertujuan agar hasil buah berkualitas baik dan berbobot.

Hal ini juga bermanfaat untuk menangkal ranting agar tidak mudah patah apalagi bila buah sudah mulai besar.

Bila anda menemukan buah dengan pertumbuhan yang tidak cukup baik atau abnormal, petilah dan sisakan 2 hingga 5 buah dalam satu tandan. Dan pilihlah buah yang pertumbuhannya baik.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Cabe Merah

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn