Pengertian Transformasi Genetik : Proses Terjadinya

Pengertian Transformasi Genetik : Proses Terjadinya Transformasi Genetik – Sistem  ‘transformasi’ genetik mempunyai 3 komponen utama yang menjadi dasar pengertian dimaksud yaitu sebagai berikut :

  1. Merupakan sebuah mekanisme guna melakukan pengenalan terhadap DNA asing ke dalam sel – sel target.
  2. Merupakan sebuah sel atau termasuk ke dalam jaringan yang pas untuk melakukan transformasi.
  3. Merupakan sebuah metode yang berguna untuk melakukan identifikasi dan penyeleksian terhadap sel – sel berubah berkelompok atau individu.
Pengertian Transformasi Genetik : Proses Terjadinya Transformasi Genetik
Pengertian Transformasi Genetik : Proses Terjadinya Transformasi Genetik

Nah keberhasilan di dalam proses transformasi spesies dalam bentuk apapun sangat tergantung terhadap tiga komponen tersebut di atas.

Baca Juga : Manfaat Daun Salam

Masing – masing wajib dioptimalkan karena adanya pengaruh teknologi yang berkembang, transformasi harus beradaptasi ke dalam aktivitas yang lebih bersifat rutin dengan tujuan akhir adalah untuk melakukan pengenalan sifat – sifat baru di dalam individu.

Keterbatasan utama dalam perbaikan genetik konvensional seperti dijelaskan di atas adalah erat hubungannya dengan contoh sebagai berikut yaitu keaadaan para peternak yang memiliki keterbatasan terhadap ciri – ciri terjadi diantara spesies yang bersifat kompatibel dilakukan secara generatif.

Misalnya juga yang berhubungan dengan bidang pertanian yaitu pengembangan tanaman kacang adalah salah satu spesies yang kaya akan kandungan asam amino dan sulfur. Kacang – kacangan secara alami pernah mengalami kondisi yaitu kekurangan zat lisin.

Pada sisi lainnya tanaman padi yang menghasilkan beras juga kaya akan kandungan lisin namun kekurangan zat asam amino yang banyak mengandung sulfur. Kondisi ini sudah tidak mungkin lagi untuk melakukan persilangan secara alami terhadap spesies yang dimaksud sehingga pemulia tanaman konvensional di wilayah yang dimaksud tak mampu lagi melakukan pengembangan ladang kacang varietas baru pada tingkat lisin yang cukup besar atau terhadap kultivar tanaman padi yang kaya akan kandungan zat asam amino yang di dalamnya mengandung sulfur.

Transformasi genetik memungkinkan terjadinya pertukaran gen atau organisme yang sebelumnya telah dibatasi oleh rasa ketidakcocokan generatif.

Melalui proses rekayasa genetika disertai transformasi, maka kemungkinan besar lebih memungkinkan untuk mentransfer gen antara hewan, tumbuhan, bakteri dan virus.

Dimana hal ini diperjelas lagi melalui salah satu bidang penelitian Bioteknologi yaitu berhubungan dengan perbaikan profil nutrisi terhadap sekelompok tanaman.

Adalah tanaman kacang yang diketahui lebih banyak mengandung gizi, dan varietas beras saat ini sudah mampu dikembangkan melalui kemajuan dalam rekayasa genetika.

Meskipun dalam mewujudkannya membutuhkan seperangkap alat – alat dasar guna menjadikan ‘transformasi genetik enzim restriksi’, selanjutnya akan digunakan untuk memotong DNA terhadap situs – situs tertentu yang bersifat ligases, lalu mengkatalisis terjadinya penggabungan fragmen DNA.

Karena diketahui bahwa tujuan akhir dari rangkaian transformasi tersebut di atas adalah untuk mengenalkan sifat – sifat baru ke dalam individu baru maka disaat diketahui ada sifat – sifat yang diinginkan terdapat dalam area masing – masing individu lainnya yang bersifat kompatibel secara seksual maka transfer sifat dimaksudkan adalah merupakan alternatif pertama yang wajib dilakukan melalui sebuah persilangan dan penyeleksian yang sudah dilakukan terhadap pemulihan secara konvensional terhitung sejak abad ke 19 yang lalu.

Pada tanaman kacang – kacangan yang dimaksud di atas, dijelaskan bahwa secara alami kadang – kadang mengalami kekurangan zat lisin.

Sementara pada sisi lainnya, beras alami yang kaya akan kandungan lisin justru mengalami kekurangan asam amino dengan di dalamnya terdapat kandungan sulfur.

Kacang pada varietas baru menjadi lebih banyak mengandung nilai gizi serta varietas beras ketika mulai dikembangkan dengan mengaplikasikan rekayasa genetika.

Pengertian Transformasi Genetik : Proses Terjadinya Transformasi Genetik

Adapun alat – alat dasar yang dimanfaatkan dalam transformasi genetik restriksi tersebut di atas adalah menggunakan alat – alat tersebut guna memotong DNA melalui situs tertentu serta legases yang akan mengkatalisis terjadinya proses penggabungan fragmen DNA.

Dengan mampu memanfaatkan enzim restriksi lebih tepat maka sangat memungkinkan melakukan proses pemotongan lingkaran DNA yang bersifat plasmid bakteri, hal inilah yang menyebabkan munculnya ‘milinearisasi’.

Pada kondisi yang pas, ujung dari plasmid akan mulai ditambahkan dengan menyertakan fragmen DNA, selanjutnya akan bergabung guna membuat dan menciptakan plasmid lingkaran yang baru dengan mengaplikasikan sejumlah modifikasi DNA.

Plasmid yang baru ini akan digabungkan untuk diperkenalkan kepada bakteri khusus melalui proses ‘elektroporasi’ dimana bakteri yang bersangkutan akan dipakai dalam proses transfer transgen ke spesies yang diinginkan untuk memperlancar proses.

Demikian kami menjelaskan tentang pengertian dan proses terjadinya transformasi genetik, semoga bermanfaat !

Baca Juga : Manfaat Mentimun

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Hayo.. Mau Ngapaiinn